Langsung ke konten utama

The Greatest Scriptwriter


Manusia..
Makhluk yang bercerita dengan tawa dan air mata..
Yang bahagia sekali waktu dan berduka lain waktu.


Pernahkah lo kecewa?
Pernahkah lo galau? 
Pernahkah lo marah dan susah terima kenyataan? 
Pernahkah lo merasa bahwa yang terjadi sekarang ngga sesuai sama keinginan, tapi kemudian sadar bahwa itu adalah jalan terbaik dari Alloh?

Gw pernah.
Oke tepatnya, gw pernah mengalaminya, berulang kali.
Dan sampai sekarang sedang terus berusaha untuk memperbaiki diri, supaya jadi orang yang lebih pandai bersyukur.

Kadang-kadang, Alloh membiarkan kita melewati jalan berliku sebelum membentangkan jalan lebar yang nyaman untuk kita lalui.
Kadang-kadang kita butuh introspeksi berulang-ulang untuk bisa mengerti hikmah di balik rencana yang sudah Alloh rancang buat kita.
Kadang-kadang, kita dibiarkan mengecap pahit sebelum diberi kesempatan merasakan nikmatnya manis.
Kadang-kadang, kita kecewa, galau, marah dan susah terima kenyataan, terlambat menyadari bahwa Alloh sudah menyiapkan skenario yang indah untuk masing-masing kita.

Gw galau, waktu unit dimana seharusnya gw ditempatkan dipending, dan gw harus interview lagi buat menentukan dimana gw bakal ngelanjutin masa on the job training. Padahal gw merasa, unit dimana seharusnya gw ditempatkan itu udah "gw banget" deh. 
Tapi ternyata, Alloh sudah merencanakan semuanya jauh lebih baik dari yang gw bisa harapkan, dari yang gw inginkan.

Pada akhirnya, ternyata gw bisa belajar banyak hal di posisi baru gw. Bukan hanya ngga galau lagi, Alloh mempertemukan gw dengan rekan-rekan kerja yang bisa menyemangati gw untuk belajar lagi. Di posisi baru gw juga, gw menemukan hal baru yang menyenangkan untuk dipelajari : Computer Forensic. 

Sebenarnya kita seperti seorang announcer yang mengikuti script yang sudah dituliskan Alloh. 
Tidak perlu khawatir, karena durasi dan materi program sudah disiapkan dengan baik.
Berikut sponsor, jingle, iklan dan playllist musiknya.
Kita hanya perlu berusaha membawakan scriptnya dengan baik, senantiasa berdoa, tidak berhenti belajar, dan tidak putus harapan.
Berharaplah pada Sang Maha Pemberi, maka kita tidak akan kecewa.
Alloh, my greatest scriptwriter. 


“Berharaplah kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan harapanmu sekalian.” (QS. Al-Mukmin: 60). 

"Allah SWT akan mengabulkan harapan bagi siapa saja yang berharap hanya kepada-Nya" (QS. Al-Baqarah: 186).
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Unpredictable Shelter

posting ini, gue temuin di draft. post yang gue bikin waktu gue masih OJT di Cilegon. FYI, 2 minggu setelah posting pertama gue - yang gue cerita tentang penempatan gue ke negeri Cilegon - keajaiban terjadi. Dateng SK baru yang isinya mindahin OJT gue dari Cilegon, ke.. ke Jakarta! Oh My.. So.. here I am, at the J-Town with all the complicated things inside :) Karena post ini udah gue tulis tapi belum sempet diposting, gue post aja deh :D ------------------ CILEGON   Belum pernah, sepanjang hidup gue, gue galau menjelang kepindahan gue ke satu kota, kecuali pas gue mau ke Cilegon ini. Tapi, entar dulu, gue sekarang lagi ngga galau yak. Lebih tepatnya, galau telah berlalu. Galau paling dahsyat gue belakangan ini adalah galau gara-gara penempatan On Job Training kerjaan baru gue di kota yang nyebutinnya aja gue belom pernah. Namanya Cilegon. Buat yang belom pernah ke Cilegon, gue ceritain sedikit tentang Cilegon ya :D *sombong Pertanyaan pertama yang muncul waktu gue tau...

A new hello!

Hello!  Ehm, sebetulnya ini ngasih salam buat diri sendiri. Soalnya lagi-lagi terpaksa ingkar janji untuk rutin nulis disini.  Pas liat history blog ini, oalah last postnya ternyata udah ratusan purnama yang lalu. Tiap kali mau nulis, cuma diinget mau nulis apa tapi ngga pernah ada realisasinya.  Selalu ada nanti, dan selalu pakai tapi. Nanti aja, tapi lagi sibuk, tapi koneksi lemot, and so on >.< (*toyor pala sendiri) Well.. Let me do it once again :  Janji mau rutin nulis di blog ini.  (Bener yak? Iyak!) Sebenernya mau bikin blog baru aja dengan tema yang baru. Tapi kok sayang rasanya menelantarkan blog ini. Macam kacang lupa kulitnya. Habis manis sepah dibuang. Bagai ayam lupa kandangnya. (*loh?) So.. here I am! Sekali lagi berniat sekuat tenaga sepenuh jiwa raga dan tiada tipu daya buat mulai rajin nulis lagi. Semoga kali ini bisa berbagi manfaat buat yang baca dan niat ngga sekedar niat yaaa pemirsaaa... Aamiin... (a...